Tentang Alergi Susu Sapi
Tahukah Anda bahwa alergi susu sapi adalah suatu kelainan yang cukup serius dan umum dijumpai pada bayi?
Apa itu alergi susu sapi?
Tubuh kita memiliki sistem kekebalan tubuh untuk melindungi kita dari bahaya infeksi. Sistem kekebalan tubuh menyerang virus dan bakteri yang dapat menyebabkan kita jatuh sakit. Dengan adanya alergi susu sapi ini, sistem kekebalan tubuh kita tidak dapat membedakan protein susu dengan virus atau bakteri, hal ini dikenal dengan istilah allergen.
Kenali Gejala Alergi Susu
Bayi dengan alergi susu sapi tidak dapat menerima rantai protein kompleks yang terdapat pada susu sapi. Akibatnya terjadi reaksi alergi yang ditandai dengan timbulnya beberapa gejala dalam waktu singkat (kurang dalam 1 jam), maupun dalam waktu yang cukup lama (lebih dari 24 jam).
Bayi Anda dapat memberikan hanya satu gejala ataupun beberapa gejala sekaligus. Dalam sebuah studi di Denmark pada tahun 1985, sebagian besar bayi (92%) yang didiagnosis mengidap alergi susu sapi memiliki dua gejala atau lebih, dan 72% bayi memiliki gejala pada dua organ atau lebih di tubuhnya.
Mengatasi Alergi Susu Sapi
Berikan bayi Anda tindakan yang tepat pada gejala alergi susu sapi. Hal terbaik yang dapat dilakukan adalah menghindari konsumsi susu sapi dan protein kedelai dari makanan untuk ibu maupun bayi. Sebagian besar bayi memang akan melewati masa alergi susu sapi pada umur 18 bulan. Namun sebelum masa itu tersebut tiba, tindakan terbaik untuk menyikapi alergi susu sapi adalah menghindari protein susu sapi dan kedelai.
Formula Asam Amino
Amino acid-based formula terbuat dari 100% asam amino non-alergenik dan tidak mengandung protein susu dan peptida. Jenis protein ini adalah protein sintetis yang dipecahkan sampai pada rangkaian yang paling sederhana dan murni, sehingga dapat diterima dengan baik pada seluruh kasus alergi susu sapi.
Pemberian formula berbahan dasar asam amino dapat mempercepat proses menghilangkan gejala alergi susu sapi dalam masa pemakaian selama 2-4 minggu.